Lisus di Empat Desa, Empat Rumah Luluh Lantak

PURBALINGGA- Bencana angin ribut  (lisus) melanda empat desa di Kabupaten Purbalingga, Selasa (22/1). Akibatnya empat rumah milik warga luluh lantak. Selain itu satu penggilingan padi mengalami juga mengalami kondisi yang sama.  Bencana serupa juga membuat kawasan wisata Goa Lawa di Desa Siwarak Kecamatan Karangreja porak poranda.

Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purbalingga Mukhsoni, dalam laporannya Rabu (23/1) mengatakan angin ribut di Desa Limbasari Kecamatan Bobotsari menyebabkan penggilingan padi milik Wasirun (56) warga RT 4 RW 2 rusak karena tertimpa pohon. “Kerugian ditaksir mencapai Rp 25 juta rupiah,” jelasnya.

Selain itu bencana angin ribut di Desa Jambudesa Kecamatan Karanganyar menyebabkan rumah milik Rudi Sumarno (60) rusak tertimpa pohon kelapa. Selain itu rumah milik Dilam Sohibi juga mengalami kondisi yang sama. Bahkan Rudi Sumarno juga mengalami luka ringan. “Kepala sebelah kanan memar,” ungkapnya.

Selanjutnya angin ribut di Desa Kalijaran Kecamatan Karanganyar menyebabkan rumah Machwari Sumarso (65) di RT 1 RW 6n roboh. Kerugian material ditaksir mencapai Rp 5 juta. Bencana serupa di Desa Kutawis Kecamatan Bukateja menyebabkan rumah milik Sudiarjo di RT 1/RW 10 rusak. “Petugas BPBD lamgsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan,” lanjutnya.

Sementara itu hujan deras disertai lisus  yang terjadi Selasa (23/1) menyebabkan Obyek Wisata Goa Lawa (Golaga) di Desa Siwarak Kecamatan Karangreja, Purbalingga porak-poranda. Belasan kios pedagang yang ada di lokasi tersebut rusak. “Atap kios lepas dan terlempar sampai ke luar,” kata pengelola Goa Lawa, Bambang Adi, Rabu (23/1) pagi.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *