PURBALINGGA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purbalingga melaksanakan kegiatan asesmen kejadian tebing longsor yang sempat menutup akses jalan penghubung Dusun Mlayang–Dusun Jomblang, Desa Sidareja, Kecamatan Kaligondang, pada Rabu (31/12/2025) pukul 14.30 WIB.
Kejadian longsor tersebut terjadi pada Selasa, 30 Desember 2025 sekitar pukul 16.30 WIB, dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah setempat. Curah hujan tinggi tersebut menyebabkan longsor di tiga titik lokasi sepanjang ruas jalan baru menuju jembatan gantung.
Lokasi kejadian merupakan wilayah yang sering mengalami longsor pada musim penghujan, mengingat posisi jalan berada di bawah tebing curam setinggi kurang lebih 30 meter dengan struktur batuan.
Material longsor berupa batu dan tanah meluncur dari ketinggian sekitar 15 meter, menutup akses jalan penghubung Dusun Mlayang–Dusun Jomblang sepanjang kurang lebih 7 meter, sehingga sempat menghambat aktivitas dan mobilitas warga.
Sebagai upaya penanganan awal, warga setempat bergotong royong membersihkan material longsor dan membuka kembali akses jalan pada Rabu pagi (31/12/2025). Selanjutnya, BPBD Kabupaten Purbalingga bersama Pemerintah Desa Sidareja melakukan asesmen guna memastikan kondisi keamanan jalan serta langkah tindak lanjut yang diperlukan.
Dalam kejadian ini tidak terdapat korban luka maupun korban jiwa, serta tidak menimbulkan kerugian material. Saat ini, jalur sudah kembali normal dan dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Namun demikian, badan jalan mengalami penyempitan akibat sisa tumpukan material longsor dari tahun-tahun sebelumnya yang belum dapat dibersihkan secara manual. Oleh karena itu, dibutuhkan pemasangan rambu peringatan rawan longsor serta penerangan jalan guna meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
BPBD Kabupaten Purbalingga mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat curah hujan tinggi, mengingat wilayah tersebut memiliki potensi longsor susulan.






