KOORDINASI PENANGANAN KEBAKARAN DI BATAS DAERAH

Penanganan bencana kebakaran yang sering terjadi di rumah rumah warga sering terlambat , pasalnya terkendala jarak tempuh mobil pemadam datang ke lokasi, minimnya personil dan keterbatasan mobil damkar, serta warga yang terlambat melaporkan.    Sehingga perlu adanya koordinasi antar daerah untuk mengatasi keterlambatan penanganan kebakaran. Masyarakat juga diminta untuk tidak ragu untuk segera melaporkan kejadian kebakaran, meskipun beda wilayah kabupaten / Kota.

Koordinator pelaksana Damkar BPBD Purbalingga Supriyono mengatakan, warga masyarakat dihimbau untuk waspada terhadap bencana. Sedangkan pentingnya penanganan kejadian kebakaran harus dikoordinasikan dengan wilayah perbatasan yang terdekat.

Warga masyarakat di Purbalingga dan warga disekitar wilayah kabupaten Banyumas, Banjarnegara dan Cilacap, jangan ragu melaporkan secepatnya kejadian kebakaran tersebut agar dapat ditangani secara bersama. Koordinasi antar wilayah penting diupayakan agar sama sama dapat mengetahui lokasi kebakaran. Dan untuk Damkar Purbalingga, warga dapat menghubungi nomer telphon (0281) 891113.

Ditambahkan Supriyono, Rakor Kebencanaan untuk meningkatkan sinergi dan kerjasama penanganan kebakaran antar daerah perbatasan telah dilaksanakan pada 29 Oktober 2012 lalu. Rakor berlangsung di Gedung Persatuan Wanita Patra Pertamina RU 1 V Cilacap dan pesertanya berasal dari wilayah Bakorwil II dan III Jawa Tengah.

Sementara anggota Tim SAR Perwira Purbalingga Senoaji menuturkan, pihaknya mengajak warga masyarakat untu selalu waspada terhadap perubahan cuaca saat ini. Warga dihimbau untuk tanggap bencana dan dapat berkoordinasi dengan wilayah masing masing. Sehingga  masyarakat dapat mengantisipasi bila terjadi bencana, dan dapat berkoordinasi dengan Desa, Kecamatan, dan Badan Penanggulan Bencana Daerah kabupaten Purbalingga.

Sedangkan saat ini Tim SAR Perwira Purbalingga beranggotakan 40 orang dan siap sedia ,setiap saat apabila terjadi bencana dan membantu warga masyarakat. Untuk meningkatkan kinerja dan tanggap darurat pada 17 – 19 Oktober 2012 lalu, melakukan pelatihan kebencanaan dan pelatihan penanganan bencana seperti angin ribut, banjir dan tanah lonsor. Dan pelatihan akan rutin dilaksanakan 3 bulan sekali. Tim SAR Perwira Purbalingga juga membuka pelatihan ini secara terbuka bagi sekolah sekolah,  dan warga masyarakat.

[email protected]

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *