Ratusan Rumah Rusak Diterjang Putting Beliung

TNI Bergerak02

Ratusan rumah rusak diterjang angin puting beliung yang terjadi Sabtu (29/3/2014) sore, di wilayah kecamatan Kutasari dan Bojongsari , Purbalingga, Jawa Tengah. Hujan deras disertai angin kencang yang turun sekira pukul 15.00 WIB menyebabkan ratusan rumah di Desa Meri dan Sumingkir kecamatan Kutasari rusak dengan kondisi bervariasi. Kerusakan, juga terjadi di wilayah Desa Galuh, Banjaran dan Kajongan Kecamatan Bojongsari.

Kepala Pelaksanan Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purbalingga, Priyo Satmoko, Sabtu malam menuturkan, untuk sementara pihaknya belum bisa memberikan data pasti mengenai  kerusakan dan kerugian akibat bencana puting beliung.

Malam ini, kondisi wilayah  di Desa Kutasari dalam keadaan gelap gulita karena linstrik padam.  BPBD telah mengirimkan jenset untuk penerangan sementara.

“Data sementara kerugian di Wilayah Kecamatan Kutasari, meliputi Desa Meri dan Sumingkir terdapat sedikitnya 260 rumah  rusak. Sedangkan di wilayah kecamatan Bojongsari, meliputi desa Galuh, Banjaran dan Kajongan, petugas kami sedang mendata dengan Muspika setempat,” ungkap Priyo Satmoko.

Menurut Priyo, di desa Meri terdapat sedikitnya 38 rumah rusak berat dan 167 rumah rusak sedang dan ringan. Sedangkan di Desa Sumingkir, 4 rumah rusak berat, 5 rusak sedang dan 46 rusak ringan. “Ini data sementara. Besok (Minggu) akan kami verifikasi ulang. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” jelasnya.

Camat Kutasari, Raditya Widayaka  menuturkan  hujan deras terjadi pukul 15.15 disertai angin kencang yang berputar-putar dan merusak sejumlah rumah yang berada di dukuh Bandingan Desa Meri. Menurutnya, banyak rumah yang roboh dan atapnya berterbangan.

Kerusakan paling parah terjadi di RT 1 dusun 5 Desa Meri, sedikitnya ada 34 rumah rusak. Terdiri dari 10 rusak berat, 14 rusak sedang dan 10 ringan. Lainnya terjadi di RT 2 dan RT 3 Dusun 5 Serta RT 4, RT 5, RT 6 dusun 4 dan RT 7 Dusun 3. “Di Dukuh Bandingan Sumingkir hanya beberapa rumah yang rusak,” jelasnya.

Raditya menambahkan, begitu terjadi bencana pihak Muspika bersama tim SAR langsung turun membantu warga membersihkan akibat putting beliung dengan peralatan seadanya. “Data kerugian sementara langsung kami laporkan kepada Bapak Bupati,” tambahnya.

Terpisah, Camat Bojongsari Ato Susanto, lewat laporan bencana yang dikirim kepada Bupati menyebutkan, di Desa Galuh terdapat 2 rumah rusak berat, 5 rusak sedang dan 48 rumah rusak ringan. Kemudian di Desa Banjaran, 1 rusak berat, 2 rusak sedang dan 10 rusak ringan. Sementara di desa Kajongan terdapat 1 rumah rusak berat. (/Hr)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *