Beranda / Tanah Longsor / BPBD Lakukan Asesmen Dan Penyerahan Bantuan Logistik Kejadian Longsor Di Desa Sirau Kecamatan Karangmoncol

BPBD Lakukan Asesmen Dan Penyerahan Bantuan Logistik Kejadian Longsor Di Desa Sirau Kecamatan Karangmoncol

PURBALINGGA — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purbalingga melaksanakan penanganan darurat sekaligus penyaluran bantuan logistik pasca kejadian tanah longsor di Dusun Karanggintung RT 024 RW 007 Desa Sirau, Kecamatan Karangmoncol, pada Minggu (19/04/2026) pukul 08.00 WIB.

Peristiwa tanah longsor terjadi pada Sabtu (18/04/2026) sekitar pukul 20.30 WIB, setelah hujan lebat mengguyur wilayah tersebut sejak pukul 18.30 hingga 20.30 WIB. Sebelum kejadian, keluarga Bapak Samiun sempat mendengar suara retakan pada talud di belakang rumah. Berkat kewaspadaan, keluarga segera mengungsi ke rumah tetangga yang lebih aman sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.

Longsor tersebut mengakibatkan pondasi dan talud penahan tebing runtuh dan menimpa rumah warga. Tercatat dua rumah terdampak, dengan rincian satu rumah mengalami rusak berat dan satu rumah rusak sedang. Selain itu, akses jalan setapak di lingkungan sekitar turut tertimbun material longsor. Tebing setinggi kurang lebih 14 meter dengan panjang sekitar 7 meter dilaporkan mengalami longsor.

Rumah milik Bapak Dianto mengalami kerusakan pada bagian belakang bangunan sepanjang 12 meter dengan tinggi 3 meter. Struktur bangunan mengalami deformasi, ditandai dengan retakan pada tembok, penurunan lantai, serta kondisi bangunan yang terancam terbawa longsor. Sementara itu, rumah milik Bapak Samiun mengalami kerusakan berat dengan kondisi tembok jebol dan bangunan utama miring.

Sebanyak 1 Kepala Keluarga dengan 4 jiwa, termasuk satu balita usia 2,5 tahun, terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman. Tidak terdapat korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini.

BPBD Purbalingga bersama Pemerintah Desa Sirau, TNI Koramil Karangmoncol, relawan, dan warga setempat melakukan kerja bakti pembersihan material longsor serta membuka kembali akses jalan lingkungan. Selain itu, BPBD juga melaksanakan asesmen lokasi serta menyalurkan bantuan logistik berupa kebutuhan kerja bakti, sembako, matras, terpal, perlengkapan anak, dan paket rekreasional.

Upaya penanganan lanjutan direncanakan melalui penguatan lereng dengan metode terasering, pemasangan karung plastik, pemasangan cerucuk bambu, serta pembangunan saluran drainase guna mengurangi risiko longsor susulan.

Kerugian material akibat kejadian ini diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah, dengan rincian kerusakan rumah milik Bapak Dianto sekitar Rp54 juta dan rumah milik Bapak Samiun sekitar Rp35 juta.

Hingga saat ini, kondisi di lokasi masih berpotensi terjadi longsor susulan. Upaya penanganan terus dilakukan, termasuk pembuatan terasering pada tebing serta penguatan struktur bangunan oleh warga terdampak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

April 2026
M S S R K J S
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

Kategori