{"id":610,"date":"2017-09-14T09:47:22","date_gmt":"2017-09-14T02:47:22","guid":{"rendered":"http:\/\/bpbd.purbalinggakab.go.id\/?p=610"},"modified":"2017-11-22T19:58:03","modified_gmt":"2017-11-22T12:58:03","slug":"bupati-keliling-desa-pasok-air","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bpbd.purbalinggakab.go.id\/?p=610","title":{"rendered":"BUPATI KELILING DESA PASOK AIR"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"http:\/\/bpbd.purbalinggakab.go.id\/wp-content\/uploads\/2017\/09\/IMG-20170913-WA0044.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"http:\/\/bpbd.purbalinggakab.go.id\/wp-content\/uploads\/2017\/09\/IMG-20170913-WA0044-225x300.jpg\" alt=\"\" width=\"225\" height=\"300\" class=\"alignleft size-medium wp-image-611\" srcset=\"https:\/\/bpbd.purbalinggakab.go.id\/wp-content\/uploads\/2017\/09\/IMG-20170913-WA0044-225x300.jpg 225w, https:\/\/bpbd.purbalinggakab.go.id\/wp-content\/uploads\/2017\/09\/IMG-20170913-WA0044-768x1024.jpg 768w, https:\/\/bpbd.purbalinggakab.go.id\/wp-content\/uploads\/2017\/09\/IMG-20170913-WA0044.jpg 960w\" sizes=\"auto, (max-width: 225px) 100vw, 225px\" \/><\/a>PURBALINGGA, INFO &#8211; Bupati Purbalingga Tasdi, Rabu (13\/9) berkeliling desa bersama sejumlah pejabat untuk memasok kebutuhan air bersih. Bantuan tersebut diberikan kepada sejumlah wilayah yang dilanda kesulitan air bersih. \u201cSalah satunya di Dukuh Bambangan Desa Kutabawa Kecamatan Karangreja,\u201d kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purbalingga Satya Giri Podo.<br \/>\nKades Kutabawa Edi Suroso mengatakan Sekitar 200 Kepala Keluarga (KK) yang ada di Dukuh Bambangan memang mengalami kesulitan air bersih. Kondisi tersebut disebabkan sumur milik warga sudah mulai mengering memasuki musim kemarau. \u201cUntuk memenuhi kebutuhan air, warga harus mencari ke desa yang ada di bawah. Atau kalau tidak kami harus menunggu hujan,\u201dterangnya.<br \/>\nPuncak kesulitan air bersih kemungkinan akan terjadi akhir September mendatang.  Saat ini hujan juga sudah tidak turun. Sehingga wargakesulitan jika ingin mengandalkan air dari tadah hujan. Salah satu solusi alternative yang dilakukan adalah dengan membeliair. \u201cWarga yang punya uang tentu bisa membeli air. Tapi warga yang tidak punya uang memilih mengambil air dari bawah atau sumber air yang letaknya puluhan kilometer,\u201d terangnya.<br \/>\nSejumlah warga ada yang membeli air. Harganya Rp 200.000 untuk 5000 liter. Air sebanyak itu bisa untuk memenuhi konsumsi selama 10 hari. Bupati Tasdi mengatakan pihaknya meminta kepada pejabat terkait untuk memantau wilayah yang dilanda kesulitan air bersih. Diungkapkan, camat dan kades harus proaktif untuk mengetahui kondisi itu. \u201cJika perlu saya akan berkeliling desa untuk memberikan pasokan air bersih. Kita punya mobil tangki. Air bersih milik PDAM juga melimpah. Kasihan jika tidak dipasok kepada warga yang membutuhkan,\u2019 ujarnya.<br \/>\nSeperti diberitakan sedikitnya  terdapat 12 kecamatan di Kabupaten Purbalingga yang masuk kategori darurat rawan kekeringan. Masing-masing yaitu Kecamatan Kejobong , Kaligondang, Karanganyar, Karangreja, Pengadegan, Bobotsari, Kertanegara, Karangmoncol, Kemangkon, Kutasari, Bojongsari dan Mrebet.<br \/>\nKhusus bantuan air bersih untuk Desa Kutabawa, sejauh ini sudah dilakukan droping air bersih sebanyak 4 mobil tangki. (PI-4)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PURBALINGGA, INFO &#8211; Bupati Purbalingga Tasdi, Rabu (13\/9) berkeliling desa bersama sejumlah pejabat untuk memasok kebutuhan air bersih. Bantuan tersebut diberikan kepada sejumlah wilayah yang dilanda kesulitan air bersih. \u201cSalah satunya di Dukuh Bambangan Desa Kutabawa Kecamatan Karangreja,\u201d kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purbalingga Satya Giri Podo. Kades Kutabawa Edi Suroso mengatakan Sekitar<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":611,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[],"class_list":["post-610","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kekeringan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bpbd.purbalinggakab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/610","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bpbd.purbalinggakab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bpbd.purbalinggakab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bpbd.purbalinggakab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bpbd.purbalinggakab.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=610"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bpbd.purbalinggakab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/610\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":612,"href":"https:\/\/bpbd.purbalinggakab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/610\/revisions\/612"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bpbd.purbalinggakab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/611"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bpbd.purbalinggakab.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=610"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bpbd.purbalinggakab.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=610"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bpbd.purbalinggakab.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=610"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}