{"id":2704,"date":"2025-04-25T15:10:00","date_gmt":"2025-04-25T08:10:00","guid":{"rendered":"http:\/\/bpbd.purbalinggakab.go.id\/?p=2704"},"modified":"2025-07-09T09:46:58","modified_gmt":"2025-07-09T02:46:58","slug":"belasan-siswa-luka-luka-akibat-gempa-bumi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bpbd.purbalinggakab.go.id\/?p=2704","title":{"rendered":"Belasan Siswa Luka-Luka Akibat \u2018Gempa Bumi\u2019"},"content":{"rendered":"\n<p><br>PURBALINGGA \u2013 Sebanyak 18 siswa mengalami luka ringan hingga berat akibat bencana gempa bumi 5,9 SR dengan durasi 59 detik yang mengguncang SMPN 1 Bukateja, Purbalingga. Siswa yang mengalami luka segera dilakukan pertolongan oleh tim medis sekolah, dan sesaat kemudian didukung oleh BPBD (Badan Penanggulangan bencana Daerah) Purbalingga. Dua siswa diantaranya yang mengalami luka berat dibawa mobil ambulan BPBD menuju rumah sakit terdekat. Sementara ratusan siswa lainnya dikumpulkan di lapangan sekolah sambil menunggu dijemput oleh keluarganya.<\/p>\n\n\n\n<p>Gambaran itu bukan terjadi bencana sesungguhnya, namun simulasi penanganan bencana yang digelar oleh BPBD Purbalingga bekerjasama dengan SMPN 1 Bukateja dan Dinas Pendidikan &amp; Kebudayaan, Jumat (25\/4\/2025). Simulasi dalam rangka peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) Tahun 2025.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"http:\/\/bpbd.purbalinggakab.go.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/IMG-20250425-WA0047-scaled.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"577\" src=\"http:\/\/bpbd.purbalinggakab.go.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/IMG-20250425-WA0047-1024x577.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-2706\" srcset=\"https:\/\/bpbd.purbalinggakab.go.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/IMG-20250425-WA0047-1024x577.jpg 1024w, https:\/\/bpbd.purbalinggakab.go.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/IMG-20250425-WA0047-300x169.jpg 300w, https:\/\/bpbd.purbalinggakab.go.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/IMG-20250425-WA0047-768x432.jpg 768w, https:\/\/bpbd.purbalinggakab.go.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/IMG-20250425-WA0047-1536x865.jpg 1536w, https:\/\/bpbd.purbalinggakab.go.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/IMG-20250425-WA0047-2048x1153.jpg 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<p>Kepala Pelaksana BPBD Purbalingga, Ir Prayitno, M.Si mengungkapkan, simuasi dalam rangka HKB 2025 bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana. HKB yang tahun ini mengambil tema \u2018 Siap untuk Selamat\u2019 bukan hanya sekadar peringatan, tetapi juga momentum penting untuk mengingatkan akan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana serta membangun budaya sadar bencana.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKesiapsiagaan masyarakat sangat diperlukan menghadapi bencana, karena Purbalingga dengan angka IRBI (Indeks Risiko Bencana Indonesia) kategori Sedang, sering terjadi bencana alam. Berlatih menghadapi bencana dengan simulasi, tidak akan sia-sia. Masyarakat, dalam hal ini siswa sekolah, guru akan selalu siap jika ada bencana, kapanpun terjadi,\u201d ujar Prayitno.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu kepala SMPN 1 Bukateja, Murdiono, S.Pd,M.Pd mengungkapkan, sekolahnya telah membentuk SPAB (Satuan Pendidikan Aman Bencana) pada tahun 2025 ini. Pihak sekolah telah membentuk sejumlah Tim Siaga Bencana Sekolah yang terdiri dari tim evakausi,tim kesehatan, tim psikososial, tim logistik, tim data dan informasi.\u201dTim ini akan bekerja sesuai bidang tugasnya, jika sewaktu-waktu siswa yang tengah belajar terjadi bencana,\u201d kata Murdiono.<\/p>\n\n\n\n<p>Murdiono menyampaikan, simulasi bencana akan semakin menambah pengalaman kepada pihak sekolah khususnya pengurus dan anggota Tim siaga Bencana Sekolah, dan juga menambah pemahaman akan pentingnya kesiapsiagaan bagi siswa dan guru jika terjadi bencana. \u201cBencana tentunya tidak kita harapkan, namun kegiatan simulasi sebagai upaya kesiapsiagaan di sekolah sangat bermanfaat dan menambah pengalaman,\u201d kata Murdiono.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebelum pelaksanaan simulasi, juga diberikan SK sejumlah sekolah tentang pembentukan SPAB oleh para kepala sekolah kepada BPBD dan Dindikbud Purbalingga, seperti SMPN 3 Purbalingga, SMPN 1 Pengadegan, SMPN 5 Satu Atap Rembang, SMPN 2 Kejobong, dan MTS Muhamadiyah 4 Kertanegara. Pihak BPBD Purbalingga juga memberikan piagam kepada SMPN 1 Bukateja atas peaksanaan simulasi&nbsp;bencana&nbsp;(*)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PURBALINGGA \u2013 Sebanyak 18 siswa mengalami luka ringan hingga berat akibat bencana gempa bumi 5,9 SR dengan durasi 59 detik yang mengguncang SMPN 1 Bukateja, Purbalingga. Siswa yang mengalami luka segera dilakukan pertolongan oleh tim medis sekolah, dan sesaat kemudian didukung oleh BPBD (Badan Penanggulangan bencana Daerah) Purbalingga. Dua siswa diantaranya yang mengalami luka berat<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2705,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3,35,34,4,7,36],"tags":[65,68,64,66,69,71,63,67,70],"class_list":["post-2704","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-gempa","category-mitigasi","category-slide","category-sosial-kemanusiaan","category-sosialisasi-kebencanaan","tag-bpbd-purbalingga-gempa-bumi","tag-gempa-bumi-di-smp-n-1-bukateja","tag-gempa-bumi-purbalingga","tag-gempa-bumi-smp-n-1-bukateja","tag-mitigasi","tag-simulasi","tag-simulasi-gempa-bumi","tag-smp-n-1-bukateja","tag-sosialisasi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bpbd.purbalinggakab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2704","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bpbd.purbalinggakab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bpbd.purbalinggakab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bpbd.purbalinggakab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bpbd.purbalinggakab.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2704"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/bpbd.purbalinggakab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2704\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3219,"href":"https:\/\/bpbd.purbalinggakab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2704\/revisions\/3219"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bpbd.purbalinggakab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/2705"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bpbd.purbalinggakab.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2704"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bpbd.purbalinggakab.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2704"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bpbd.purbalinggakab.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2704"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}